The True Fashion Icon

Suatu malam, saya membaca sebuah artikel di Fimela.com dan saya tertarik dengan artikel tersebut. Maka dari itu, saya me re-post nya di blog ini.
Berikut isi artikel tersebut.

Fashionista dunia, siapa mereka?
Kini, yang jadi style icon tidak hanya model ataupun selebriti. Sosok-sosok gaya di balik lembar majalah dan selebriti tersebut justru jadi idola baru. Yuk, kenalan dengan para Fashion Editor dan Stylist kelas kesayangan dunia fashion saat ini!

1. Anna Dello Russo
Inilah sosok favorit para fotograer pemburu gaya, Anna Dello Russo, Editor at Large dan Creative Consultant untuk Vogue Jepang. Gayanya senantiasa dramatis dan glamor. Mulai dari hiasan kepala berbentuk ceri emas ukuran besar, jaket rumbai kulit, gaun panjang dipadu topeng bulu, segala sesuatu yang dikenakan oleh Anna selalu merebut perhatian dan "berteriak". Ia tinggal di Milan namun senantiasa bepergian ke penjuru dunia untuk melakukan pemotretan. Menyebut dirinya sebagai kolektor karya fashion, di Milan ia memiliki dua apartemen yang bersebelahan. Satu untuk ditinggali, satu untuk menyimpan koleksi busana dan aksesorinya. Ia mengaku memiliki lebih dari 4000 pasang sepatu!
Komentar: Super duper wow. Punya dua apartemen which is salah satunya untuk menampung koleksi dia yang seabrek dan 4000 pasang sepatu? That's my dream, you know????

2. Anna Wintour
Inilah sosok dingin yang dijuluki sebagai Bunda Maria-nya dunia fashion. Editor in Chief dari majalah Vogue edisi US ini memang tidak suka basa basi dan dikenal sebagai business woman yang handal. Tidak hanya berhasil memimpin Vogue US menjadi otoritas fashion lewat 20 tahun kariernya di sana, ia juga menjadi penentu gaya fashion macam apa yang dijual di pusat perbelanjaan Amerika dan juga dunia. Seorang trendsetter dalam artian sesungguhnya. Novel "The Devil Wears Prada" yang menceritakan soal sosok keji seorang Editor in Chief majalah fashion ditulis oleh mantan asistennya, jadi tidak heran ketika banyak orang menyamakan tokoh tersebut dengannya.
Komentar: The TRUE fashion icon, Fashion Lady, Ibu Suri dunia permajalahan. Kalau saja ada kesempatan yang memungkinkan saya menjadi Personal Assistant dia, biar kata dia lebih kejam daripada Miranda Priestly, saya rela.

3. Kate Lanphear
Sosoknya sungguh ikonik, gaya androgini, warna hitam dan rambut pendek pirang platinum. Style Director dari Elle edisi US ini dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan tidak banyak omong. Ia kelahiran Amerika namun sempat bekerja di Vogue Australia selama 8 tahun sebelum kemudian kembali ke New York dan akhirnya bekerja di Elle bersama dengan Joe Zee. Majalah Elle kerap memunculkan anggota timnya ke beberapa acara TV, mulai dari Nina Garcia yang dulu merupakan Fashion Director mereka, hingga Joe Zee, pengganti Nina, yang muncul di serial Ugly Betty dan Anne Slowey yang jadi bintang reality competition, The Stylista. But, not Kate. Ia memilih jauh dari sorotan.
Komentar: Her androginy (personal) style is awesome. Superbbbb. Jauh dari 'pergunjingan' karena sifatnya yang adem ayem. Cool.

4. Giovanna Battaglia
Lihat kaki jenjangnya, tidak heran kan kalau ia dulunya seorang model? Sekarang Giovanna adalah Editor utama untuk Vogue Gioiello, majalah keluaran Vogue Itali khusus soal perhiasan. Anna Dello Russo dulu pernah menjadi pimpinannya di L'Uomo Vogue. Gaya favoritnya adalah yang melibatkan rok atau celana super pendek, dan Azzedine Alaia adalah desainer favoritnya. Putera Carine Roitfeld, mantan Editor in Chief Vogue Paris, Vladimir Restoin Roitfeld adalah pacarnya. Walau kerap terlihat dalam kemasan gemerlap, Giovanna mengaku pernah tidak tahan dengan gaya hidupnya yang serba fashion, ia kemudian berbekal ransel menjadi backpacker mengelilingi Thailand selama sebulan!
Komentar: Gimana caranya dia bisa dapetin cowok se hot Vladimir? Aihh, Vlad ada kloningannya nggak ya di Indonesia?

5. Emmanuelle Alt
Sosok jenjang di sebelah kanan adalah Emanuelle Alt, Editor in Chief Vogue Paris yang baru. Sebelumnya dia adalah Fashion Director untuk majalah tersebut. Selain sebagai editor, ia juga menjadi konsultan stylist untuk beberapa label fashion seperti Balmain. Ialah yang berjasa menjadi pencetus tren "Balmainia" dan kembalinya baju dengan siluet pundak menjulang. Saat fashion week tiba, ia kerap membawa puterinya yang masih kecil ikut menghadiri fashion show bersama, a working mother!
Komentar: Sudah ada satu tulisan full tentang dia. yang bikin dia makin keren: seimbang karier dan keluarga. berharap bisa seperti dia kelak.

6. Joanna Hillman

Senior Fashion Market Editor untuk Harper's Bazaar US ini dikenal sudah menjadi favorit para fotografer tapi kini jadi makin terkenal sejak ia menyetujui untuk difoto setiap hari selama 30 hari dan kemudian fotonya dimuat di website majalah Bazaar. Setiap hari ia muncul dengan padu padan yang serba stylish dan penuh inspirasi. Dan tentunya bibir merah yang jadi ciri khasnya. Ia mengaku baru beberapa tahun terakhir mulai mengenakan lipstik, awalnya iseng mencoba suvenir lipstik dari sebuah acara yang dihadirinya. Sekarang, lipstik Lady Danger dari MAC jadi favoritnya.
Komentar: Ide 30 days of style nya keren dan gayanya totally cool. Kalau di Indonesia ada yang mau bikin 30 days of Style, Izabel Jahja saya rasa cocok.

7. Taylor Tomasi Hill
Menjabat sebagai Style & Accessories director majalah Marie Claire edisi US, Taylor dikenal dengan gayanya yang senantiasa berubah dan kaya unsur mix & match. Ia menyebut dirinya sebagai "bunglon" berdasarkan gayanya tersebut. Walalu banyak yang menanyakan padanya soal warna rambutnya yang merah menyala, namun itu jadi rahasia yang tidak dibagi olehnya. Walau koleksi sepatunya memenuhi apartemen, ada di setiap ruangan dan di setiap lemari kecuali kulkas katanya, ia justru memilih sepatu Converse klasik warna hitam sebagai sepatu favoritnya.
Komentar: Cantik banget sumpah. Dan rambutnya itu loh, dari jarak 3 meter udah ketahuan kalau itu dia. Once more: she's a shoe fetish, haha.

Itulah daftar fashion icon yang dikeluarkan Fimela. Namun, saya memiliki satu lagi tambahan, and this is it
Carine Roitfeld
Mungkin, jika Carine masih menjabat sebagai Editor in Chief Vogue Paris, dia akan ada di daftar ini. Namun, meski mantan model ini tidak lagi menduduki posisi itu, pengaruhnya di dunia fashion tidak akan pudar secepat itu. A true lady. Cantik, otak bisnisnya cihuy dan berbakat. Uniknya, madam ini juga seimbang antara karier dan keluarga (oh my, anaknya Vladimir hot abissss. Julia juga cantik) dan penerusnya, Emmanuelle Alt juga. Mungkin sudah jadi trademark Prancis kali ya, very romantic.

Kalau saya boleh berpendapat, apakah di Indonesia juga ada? Tentu saja. Berikut daftar fashion icon Indonesia version ala saya.
1. Izabel jahja (editor in chief Harper's bazaar Indonesia)
Mantan model *yang pernah tersandung kasus pornografi* ini memang layak menjadi seorang ikon fashion Indonesia. Selain pintar dan cantik, her personal style is really really cool. Elegant and glamour at the same time.

2. Adeline Juni Mewengkang (Editor in Chief ELLE Indonesia)
Menurut saya, dia adalah Anna Wintour-nya Indonesia. Meski berada di dekat dia merasa terintimadasi, justru itulah kelebihannya menurut saya. Sosok wanita cantik dan stylist tapi juga kuat dan tangguh. Dan ya, saya suka sekali dengan haircut asimetrisnya. Cool. Pertanyaannya: mbak, butuh personal assistant nggak? Saya bersedia loh.

3. Fira Basuki (Editor in CHief Cosmopolitan Indonesia)
EIC sekaligus novelis. Kamu semua tentu sudah tahu betapa saya mengidolakan dia. Sosok perempuan Indonesia asli berjiwa global, cantik dan berbakat serta memiliki hati putih dengan kepeduliannya terhadaap anak-anak terkena kanker. Soal style? Two thumbs up.

4. Petty S Fatimah (Editor in Chief Femina)
Ibu suri dunia permajalahan Indonesia. Menggawangi majalah wanita PERTAMA Indonesia. Otak bisnisnya juga keren dan selalu berbagi di seminar wanita wirausaha. Seringkali bergaya klasik dan elegan, ciri khas Indonesia. Yang lebih saya kagumi dari dia: Mbak petty lulusan Komunikasi UI loh (seniorku).

5. Ivana Atmodjo (Editor in Chief EVE)
Selain di majalah, mbak ini juga bertanggungjawab terhadap wardrobe Metro TV. Seorang musisi sejati yang menguasai banyak bahasa. Fashion consultant Indonesia dengan sertifikasi internasional. Wow.

6. Zornia Devi (Editor in Chief Grazia Indonesia)
Awalnya saya tidak terlalu melirik dia, tapi ketika dia hadir dengan potongan rambut cepak (mungkin hanya sekitar 3 cm), saya langsung tersentak. Wow. That was really really cool. Berani and so chic. Kerennn.

Untuk sementara hanya ini yang bisa sampailkan mengenai daftar yang saya buat. Untuk ke depannya ada tambahan? Well, mungkin saja. Saya tegaskan juga bahwa versi Indonesia ini adalah hasil pemikiran subjektif saya, kamu mau setuju atau punya pendapat lain? Silakan saja. Saya jsutru berharap munculnya daftar baru dari kamu semua.

love (and be stylist in every moment),

Comments

Popular Posts