NEW AGE

Today is my birthday, my 21st birthday.

NEW AGE = SYUKUR
DI umur yang semakin bertambah ini, sudah sepatutnyalah kita mengucap syukur kepada Allah SWT karena kalau bukan karena Dia, bagaimana kita bisa berada di dunia ini? Selama 21 tahun perjalanan hidup saya juga tidak terlepas dari campur tangan-Nya, begitu juga dengan kehidupan mendatang yang akan saya jalani. Saya bersykuur dianugrahi kehidupan yang -menurut saya- bisa dikatakan sempurna. Saya masih bisa bernafas sampai detik ini saja sudah merupakan kesempurnaan tersendiri bagi saya. Saya bisa berjalan di atas kaki sendiri, menulis dengan tangan sendiri, menghirup udara setiap hari tanpa ada gangguan atau hambatan apapun, itu juga sebuah kesempurnaan. Saya bisa menuliskan nama saya di setiap jejak langkah yang saya tinggalkan juga berupa kesempurnaan. Saya dikelilingi oleh orang yang sayang dan peduli sama saya, hidup berkecukupan dan bisa menuntut ilmu semau saya merupakan kesempurnaan tiada tara yang saya terima. Untuk itu, sudah sepatutnya kan saya bersyukur?

NEW AGE = KONTEMPLASI
Kontemplasi dan pikirkan: apakah yang telah saya lakukan di 21 tahun kehidupan ini? Apakah yang telah saya raih dalam 21 tahun kehidupan ini?
Pertambahan umur seharusnya diikuti dengan perenungan, tentang apa yang telah dicapai, apa yang sedang dilakukan, dan tentunya apa yang sedang direncanakan untuk di raih. Selama 21 tahun kehidupan saya, saya sudah mengalami banyak hal. Entah itu gembira, bahagia, sedih, suka, duka, geram, apapun itu, semuanya tentunya akan menambah warna dalam hidup saya. Saya diberi kesempatan untuk hidup mandiri, kehidupan yang saya jalani sebagai akibat dari mimpi saya di kala SMA, yaitu kuliah di Universitas terbaik yang dimiliki negeri ini. Hidup mandiri yang menuntut saya untuk lebih bijak -apakah saya semakin bijak atau justru sebaliknya?-, saya berkenalan dengan begitu banyak orang yang mengisnpirasi, membuka mata dan pikiran saya dan membuat saya berani bermimpi lebih. Saya juga sudah diberi kesempatan untuk mencicipi bagaimana rasanya berada di dunia media yang sebenarnya, dunia yang kelak akan saya jalani. Selain menambah pengalaman, tentunya hal ini menjadi pijakan saya ke depannya.

NEW AGE= DEWASA
Setidaknya, saya harus mulai memikirkan langkah yang tengah saya ambil. Benarkah ini yang saya inginkan ataukah justru ada hal lain yang sebenarnya jauh lebih saya inginkan? Dengan berpikir dewasa, tentunya saya menimbang masak-masak keinginan saya tersebut, apakah saya menginginkannya karena emosi sesaat, ego dan gengsi atau apakah saya benar-benar menginginkannya? Apakah saya benar-benar ingin bekerja di dunia media -majalah- ataukah itu hanya karena ego saya yang terpanggil akibat gemerlapnya dunia tersebut? Apakah saya benar-benar ingin menjadi penulis ataukah itu hanya sebatas gengsi berlebih yang akan saya terima jika saya benar-benar berhasil merealisasikannya? Nama besar, dikenal banyak orang, kemudahan dan fasilitas berlebih, apakah itu yang saya inginkan? Atau justru ketenangan bathin dan kebahagiaan?
Pikirkan itu.

NEW AGE = BERANI
Saya adalah seseorang yang suka omong besar. Saya mengakui hal tersebut. Saya hanya kebanyakan ngomong, bla bla bla tanpa ada satupun tindakan untuk merealisasikannya. Bodoh bukan? Tapi, sekarang saya tidak ingin lagi bertingkah seperti anjing bodoh ini. Ingat, sudah berapa banyak kesempatan yang terlewat hanya karena saya selalu bersembunyi di balik sifat pengecut yang saya miliki?
Entahlah.

NEW AGE= DOA & MIMPI
Di pertambahan umur ini sudah sepantasnyalah saya mengajukan doa. Bukan ebrarti di hari biasa saya tidak berdoa tapi di hari yang spesial ini, saya ingin berdoa. Doa yang saya haturkan berangkat dari mimpi-mimpi saya selama ini. Saya ingin hidup yang saya jalani ini diberkahi. Saya tidak menginginkan apa-apa selain kebahagiaan dan ketenangan bathin. Saya ingin meraih semua impian saya, bekerja di majalah lifestyle ternama dan menerbitkan novel. Saya ingin mengukir nama saya sendiri. Saya ingin masa depan yang cerah. Saya ingin kesuksesan. Saya ingin pria yang mapan dan mencintai saya serta mengajak saya menapaki kehidupan rumah tangga yang bahagia serta penuh cinta kasih. Saya ingin tinggal di apartemen lantai 20 tempat saya bisa melihat denyut kehidupan di jalanan di bawah sana dan membuat saya bersyukur atas apa yang telah saya dapatkan. Saya ingin sepatu Jimmy Cooo. Saya ingin ke Wina. Saya ingin menjadi pemimpin redaksi. Saya ingin bahagia.
Aminn Ya Allah..

NEW AGE = NEW HOPE
Karena di saat bertambahnya umur memaksa saya untuk menatap ke depan. Apapun yang pernah terjadi, anggaplah itu sebagai sebuah pembelajaran dan pijakan, jangan jadikan itu sebagai halangan. Di usia yang bru ini saya ingin mengalirkan energi positif ke dalam diri saya sendiri, energi positif bernama harapan.

So, happy birthday to me
(tulisan ini sudah di buat tanggal 30 Agustus tapi baru bisa di post hari ini)
love, iif

Comments

Popular Posts