Review #12 Finale (Hush, Hush Series) by Becca Fitzpatrick

Finale
(last book from Hush, Hush series)
Becca Fitzpatrick





Last book from Hush, Hush series.
Hidup Nora dan Patch enggak bisa tenang meski musuh utama mereka, Hank Millar, aka Black Hand aka pemimpin ras Nephilim di bumi sudah mati. Sebelum mati, Hank sempat memaksa Nora untuk bersumpah darah dan mengangkat Nora menjadi penggantinya memimpin Nephilim serta mengajak kaum mereka ke medan perang. Di sisi lain, Nora sudah berjanji kepada penghulu malaikat untuk membawa perseteruan Nephilim dan Malaikat Terbuang ke jalan damai. Nora pun enggak ingin hubungannya dengan Patch terancam meski sekarang mereka berada dalam dua kubu berbeda.
Permasalahan Nora ditambah dengan ketidakpercayaan kaum Nephilim dia bisa memimpin mereka. Nora akhirnya pura-pura putus dengan Patch dan pacaran dengan Dante Materazzi, kaki tangan Hank yang bersumpah menjadi kaki tangan Nora. Dante pun melatih Nora beberapa kekuatan fisik hingga dia kuat. Enggak hanya itu, Marci Millar, musuh bebuyutannya di sekolah yang ternyata adalah saudara tirinya memutuskan untuk pindah ke rumahnya karena enggak tahan dengan sikap ibunya yang masih berduka atas kematian Hank. Marci juga mencaritahu siapa pembunuh ayahnya.
Enggak cukup sampai di sana, masalah mereka juga ditambah dengan kehadiran Pepper, penghulu malaikat yang memburu Patch. Dan senjata mematikan yang dikembangkan Blakely agar para Nephilim bisa mengalahkan Malaikat Terbuang, Devilcraft.
Pfiuuhh…
Menunggu dua tahun lebih, akhirnya novel ini sampai juga ke tangan gue. Sempat terjadi peperangan antara beli yang Bahasa Inggris atau tetap menunggu terjemahan. Secara Hush, Hush, Crescendo, dan Silence gue punya versi terjemahan, memutuskan buat nunggu versi terjemahan yang entah kapan akan terbit. Secara Ufuk Press, penerbit seri ini, tutup. Akhirnya ada kabar bagus akhir April kalau penerbit Fantasious (yang katanya masih berhubungan dengan Ufuk) nerbitin buku ini. Tadaa… akhirnya seri ini pun lengkap.
Karena sudah lama, gue agak lupa cerita sebelumnya. Untung Becca baik dan menaruh clue cerita sebelumnya di buku ini sehingga lama-lama akhirnya gue berhasil ingat keseluruhan cerita.
Sebagai sebuah penutup, konflik yang disajikan beragam banget. Dan ada satu twist yang menarik dan enggak gue sangka sebelumnya. Duh Dante Materazzi, he-he.
Namun ada yang mengganggu gue. Kenapa Becca harus membuat semua orang jadi Nephilim sik? Gue prefer Vee tetap sebagai manusia. Toh akhirnya dia menikah dengan manusia juga dan belum ngucapin sumpah. Agak maksa sih di bagian ini.
Dan Scott. Tega nian kamu mbak Becca membuat nasib Scott seperti ini. Hiks…
Tentang terjemahan, gue suka sih. Mengalir lancar. Tapi typo bo, di mana-mana. Bahkan Dabria aja sampai ditulis Dahlia. Piye toh. Sayang gue enggak bikin review tiga buku sebelumnya dan udah lupa juga teknisnya gimana (yang gue inget cuma buku Hush, Hush gue ilang beberapa halaman dan enggak bisa diganti. Pfiuhhh).
But at least, gue lega akhirnya bisa nyelesaiin serial ini. Meski sebagai serial ini termasuk cemen (11-12lah sama Twilight) tapi lumayanlah buat dibaca buat refresh otak abis ngikutin high fantasy haha.
Akhir 2012, ada kabar rights buku ini udah dibeli buat difilmin. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda kelanjutannya gimana. So, we’ll be waiting.

Comments

Popular Posts