[Indonesian Romance Reading Challenge] #15 Dark Love

Dark Love
(Ken Terate)




Usiaku 17 tahun, hampir 18 tahun. Kelas 12, hampir lulus. Dan Hamil…
Jeng jeng, baca kalimat pertamanya aja udah bikin gue mangap. Ini nih novel yang berhasil memenuhi kriteria novel yang baik menurut para ahli, yaitu novel yang langsung bisa engage pembaca sejak halaman pertama. Disuguhi kalimat pertama kayak gini, siapa yang nggak penasaran coba? Simple but jlebb…
Dark Love bercerita tentang Kirana, murid kelas 12 yang super pintar dan jadi panutan. Tapi hamil. Anehnya, Kirana mendam sendiri karena bapak si jabang bayi juga murid super pintar. Kalau ketahuan dia siapa, Indonesia bisa terancam kehilangan ilmuwan hebat atau mungkin presiden di masa mendatang *katanya gitu* nah loh…
Hebatnya, Kirana menyebutnya dengan sebutan My Prince. Mereka juga satu geng. Mereka sering berinteraksi. Masalahnya, dalam geng itu ada tiga cowok, Alvin, Andra, dan Banyu. Jadilah selama satu buku bertanya-tanya siapa si My Prince itu.
Sesuai judulnya, ceritanya termasuk dark untuk ukuran remaja. Semula gue pikir mereka hanya making love sekali, tapi berkali-kali. Bo, katanya murid pintar kok bego sih? Kalau emang mau making love kenapa nggak beli kondom coba? Coba pakai kondom, nggak bakal deh dibikin pusing sebelum UN hihihi.*ajaran sesat*
Dark Love bercerita tentang kegalauan Kirana menyembunyikan kehamilannya dari sekolah dan orangtua juga teman-temannya. Dia dan My Prince memikirkan banyak kemungkinan, sampai ke aborsi *kok dibilang mau aborsi ke daerah pinggiran Jakarta? Kirain ke Raden Shaleh pfffttt* tapi akhirnya Kirana tetap pertahanin kehamilannya. Prestasinya menurun karena banyak mikir. Tapi yang namanya hamil, lama-lama perut juga bakal mblendung gitu. Ya pasti ketahuanlah kan?
Selama baca, ada tiga hal yang bikin gue penasaran:
1.                   Gimana sampai ketahuan sama sekolah? Apakah Kirana dan My Prince akan dikeluarin? Secara sekolah-sekolah biasanya langsung ngeluarin murid yang hamil. Tapi masalahnya mereka kan murid paling pintar? Asset sekolah gitulah.
2.                   Gimana sampai ketahuan sama orangtuanya? Sumpah, gue penasaran banget sama reaksi orangtuanya. Kakaknya Kirana aja yang mutusin keluar dari Hukum UI dan masuk IKJ sampai diusir dan dianjing-anjingin, apalagi Kirana? Ternyata? Gue speechless. Dan mangap saking shocknya.
3.                   Who is My Prince? Ini nih misteri paling membingungkan. Jawabannya pasti diantara Andra, Alvin, dan Banyu. Tiga-tiganya punya kans. Gue condong ke dua nama eh tapi di menjelang akhir ada kepastian kalau seseorang yang gue curigain dibilang nggak. Dan satu nama yang selama ini gue abaikan jadi kepikiran juga tapi nggak mungkinlah. Sudut hati terdalam gue menolak nama terakhir ini. Lalu hasilnya? Sampai bikin gue terlonjak saking kagetnya. Gue kecele. Dan… cara ketahuannya itu loh. Nggak disangka-sangka. Smooth but emotional.
Nama Ken Terate memang sudah jaminan di dunia teenlit. Gue pertama kenal beliau waktu SMA, dengan buku pertamanya, Join The Gank. Waktu itu gue cuma biasa-biasa aja sama Ken. Kuliah dan sampai sekarang, gue nggak nyentuh lagi buku-buku Ken. Mungkin karena gue sudah merasa dewasa dan berpikiran picik sehingga memandang sebelah mata novel-novel teenlit. A 24 yo girl read a-cheesy-teenlit-novel? it’s a big no no. tapi sekarang gue merasa tertohok. Teenlit nggak selamanya tentang si populer versus si medioker ngerebutin cowok populer anak basket slash tajir slash ketua osis slash playboy. Teenlit ternyata juga punya banyak dinamikanya dibanding cerita dewasa dan nggak kalah seru.
Dan Ken, dengan Dark Love, sukses bikin gue bengek karena sesak napas selama membacanya. Jika ada yang mengganggu, itu hanya cara penulisan SMS yang masih menggunakan bahasa alay alias huruf-gede-kecil-campur-angka. Apa anak SMA masih nulis kayak gitu? Hihihi.
Nggak heran jika Dark Love menuai banyak pujian. Novel ini gue nobatkan sebagai novel teenlit terbaik yang pernah gue baca di masa dewasa gue.

Comments

Post a Comment

Popular Posts