Book Beginnings on Friday #1

Book Beginnings on Friday semacam meme yang ngebahas tentang buku gitu. Nggak sengaja nemu dari blog mbak Yuska trus pengin ikutan.


 Please join me every Friday to share the first sentence (or so) of the book you are reading, along with your initial thoughts about the sentence, impressions of the book, or anything else the opener inspires. Please remember to include the title of the book and the author’s name.
TWITTER: If you are on Twitter, please tweet a link to your post using the has tag #BookBeginnings. My Twitter handle is @GilionDumas.


Untuk minggu pertama, gue milih Daughter of Smoke and Bone by Laini Taylor. Kebetulan dalam minggu ini memang lagi baca buku itu. Kemampuan membaca yang lama bukan disebabkan oleh cerita yang kurang menarik namun penggambaran satu tokoh yang sangat menyeramkan--setengah manusia dan setengah lagi makhluk paling menyeramkan di dunia versi gue--tapi ceritanya seru kok. Baca buku ini juga karena diracunin terus-terusan sama Adit dan berhubung lagi semangat-semangatnya baca fiksi fantasi, jadi dijabanin deh. Dan malaikatnya ganteng absolut *meleleh*.



The first sentence of the book:
Pada zaman dahulu, seorang malaikat dan iblis jatuh cinta. Kisah cinta mereka tidak berakhir indah.
First impression: Di awal-awal alurnya lama. Tentang keseharian Karou di sekolah seni Praha dan suka menggambar. Agak ngebosenin sih memang tapi begitu Karou ketemu Akiva, ketegangan mulai memuncak. Tapi begitu Karou dilempar keluar toko oleh Brimstone dan hidup sebatang kara, mulai turun lagi tensinya. Belum selesai baca sih jadi nggak tahu apakah tensinya bakalan naik lagi.

Asyiknya, setting cerita di Praha yang wah banget. Didapuk sebagai salah satu destinasi honeymoon incaran banyak orang, membayangkan malaikat rupawan mempesona dengan sayap api dengan latar kota Praha sukses membuat senyum-senyum gaje. Dan tidak seperti tokoh cewek di novel fantasi lain--sebutlah Bella dan Nora--Karou nggak gengges sama sekali--congratulation Bella, mahkota the most gengges female character belum lepas dari dia hhahah--malah Karou ini perkasa dan mandiri. Suka. Kesannya cewek macho gitu tapi karena cantik nggak ada yang nyadar kalau sebenarnya dia berbahaya.

Jadi, apakah bakal baca kelanjutannya? Iya. Meski right untuk filmnya udah didapat oleh Universal, gue nggak bakalan nonton, nggak peduli Akiva gantengnya kayak apa. Permasalahannya ada di tokoh Issa--silakan baca untuk tahu seperti apa Issa ini. Dan moga buku keduanya cepat diterbitin karena nggak pernah suka baca ebook--nggak bisa pamer di tempat umum soalnya hahhha.

So, happy friday and happy reading!


Comments

  1. Mantap, If. Masuk list bacaanku juga ^^

    ReplyDelete
  2. Karou memang nggak nggengges, jatuhnya malah suka dan simpati ke Karou.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts