2010-2011

Hari ini adalah hari pertama di tahun 2011. Seperti yang umumnya orang lakukan, awal tahun adalah saatnya mengoreksi ulang apa saja yang telah dilakukan setahun sebelumnya dan menyusun harapan akan apa yang dilakukan setahun ke depan.

2010
Tahun 2010 merupakan titik balik dalam kehidupan saya. Mengapa? Karena di tahun inilah keberanian saya muncul. Banyak hal positif yang akhirnya berhasil saya lakukan di tahun 2010. Diantaranya:
1. Magang di majalah.
Ini adalah salah satu kebanggaan akan diri sendiri. Akhirnya, langkah pertama dalam menggapai impian terlaksanakan juga. Saya bersyukur akhirnya bisa mencicipi bagaimana rasanya berada di balik layar pembuatan sebuah majalah. 3 bulan berkutat di bidang ini memberi banyak pelajaran untuk saya. Saya jadi lebih mandiri, berani, memiliki banyak kenalan dan pengalaman. Dan, untuk saat ini saya mengucapkan terima kasih kepada SISTER MAGAZINE atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Terlebih, saya berada di sana saat Sister mulai berbenah menjadi lebih baik lagi dan saya ada di sana sebagai saksi mata perubahan yang dilakukan Sister. Untuk itu, ribuan terima kasih untuk Mbak Faunda, mbak Margie (mentorku tersayang. Thanks mbak atas bimbingannya), Kak Fika, Mbak Rachel, Tasya, Mas Ganang, Citra, Mbak Okta, Mbak Tien, Mbak Irma (yang memberikan kabar gembira untukku bahwa lamaranku diterima), rekan-rekan di Female (Mbak Saras, Mbak Saskia, Mbak Fia, dll), Mbak Gita, dll. Pokoknya semua yang ada di Media Millenia, dari lantai 1 sampai lantai 4. Dan, tidak terlupa teman-temanku sesama magang-ers, Tia dan Tita. Once more, untuk semua pihak yang membantu semua liputanku dan semua narasumber. Semoga kita bisa bekerja sama lagi di lain waktu.
2. Blog
Sedari dulu saya selalu ingin membuat blog untuk mencurahkan semua perasaan saya, apapun itu. Namun, baru tahun ini terwujud. Dan, saya cukup bangga dengan isinya meski terkadang hanya racauan saya. Thanks to be my best friend ya.
3. Berani
Inilah hal terpenting dalam hidup saya. Keberanian yang selama ini tersembunyi entah dimana akhirnya muncul juga. Tepatnya, dengan mengirimkan novel saya *judulnya LAUT* untuk lomba 100% Roman Indonesia. Saya memang tidak menang dalam kompetisi ini, tapi saya menang atas diri saya sendiri. Saya berhasil menaklukkan ketakutan tidak berdasar yang saya miliki. Inilah yang menjadi titik balik saya. Mengapa? Karena, sekali mencoba membuat saya ketagihan. Dan? Saya tidak akan berhenti menulis selama tangan saya masih bisa bekerja dan otak saya masih bisa berpikir. Yang lebih penting lagi, tidak ada ketakutan.
4. Gila
Anggap saya gila karena mengajak bicara orang-orang yang saya kagumi melalui dunia maya. Bagi saya, ini adalah langkah awal sebelum nantinya saya akan menjadi seperti mereka.
5. Berpenghasilan sendiri.
Thanks to Rini yang telah 'menjebloskan' saya ke Humas FISIP sehingga akhirnya saya bisa merasakan nikmatnya hasil keringat sendiri. Terlebih lagi, saya jadi lebih mengenal lingkungan kampus, tempat saya berada selama 3,5 tahun terakhir ini. So, in this moment, i wanna say thanks to Mas raymon, Mbak Pijar, Chika, Rini, Alia dan semua yang ada di gedung A. *Klu kata Steve, Gedung A = gedung Asoy, haha*

Menejlang akhir 2010, ada satu hutang yang harus saya selesaikan di 2011 ini. Yaitu TKA. Dan, yang namanya hutang harus segera dilunasi. Semoga paling lama Maret 2011 saya sudah melunasinya.

2011
Lalu, berbicara tentang harapan, apa yang saya inginkan di 2011 ini? Sederhanya, semua mimpi saya terwujud. Mimpi?
1. Saya sudah harus menerbitkan sebuah novel. Jika 2010 sudah saya mulai dengan keberanian, maka 2011 saatnya melanjutkan apa yang telah saya mulai.
2. Menambah gelar di belakang nama saya, yaitu Ifnur Hikmah S.Sos. Teman-teman saya sudah banyak yang meiliki gelar ini sebagai kado akhir tahun tapi saya belum berhasil. Namun, tekad saya adalah menyelesaikan kuliah tahun ini. *No excuse.
3. Mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan hati nurani saya.
4. Liburan. Ya, saya butuh liburan. Sepanjang 2010 seingat saya, saya tidak pernah berlibur. Ingin rasanya saya melarikan diri ke suatu tempat, sendirian, selama satu minggu saja untuk me-recharge otak dan ketika kembali, saya akan menjadi seseorang dengan pemikiran lebih segar.
5. Mempunyai lebih banyak waktu untuk diri saya sendiri. Sesekali saya ingin melakukan apapun secara spontan.

Begitulah. Apa yang telah saya alami dan ingin saya lakukan. Semuanya saya serahkan di tangan-Mu Tuhan. Jika jalanku benar, maka kabulkanlah. Namun, jika jalanku salah, maka tuntunlah aku ke jalan yang benar.
Akhir kata, saya ingin emnutup ulisan ini dengan mengutip ucapan seorang kolumnis Amerika bernama Bill Vaughan:
"Si optimis selalu menanti tahun baru tiba, sementara si pesimis memastikan tahun sebelumnya silam"

So, selamat menjalani kehidupan yang baru,
love


*Oh, semoga di 2011 saya berhasil membeli Ipad. Aminnnn*

Comments

Popular Posts