Jenuh

Pernahkah kamu merasa jenuh? Jenuh atas keseharianmu. Jenuh atas semua aktivitasmu. Jenuh atas setiap yang kamu rasa. Jenuh atas apapun itu yang menimpa hidupmu.
Ya, saya sedang merasakannya.
Jenuh....
Dan saya ingin lari.
Melepas segala. Apa yang terasa. Meski hanya sesaat. Tapi akan terasa nikmat.

Namun pertanyaannya, bisakah saya?

Tidak, yang lebih mendasar, mengapa saya bisa merasa jenuh?
Entahlah. Kehidupan saya begitu monoton. Tanpa riak. Tanpa gejolak. Semuanya datar. Ibarat sungai, maka hidup saya bukanlah sungai yang menarik hati para pecinta rafting. Karena tak ada gelombang di sana. Terlebih riak. Semuanya mengalir begitu saja. Dari hulu ke hilir. Selalu begitu.

Sehari-hari saya ya begitu-begitu saja. Berangkat pagi. Bekerja dan kuliah. Menghabiskan waktu bersama teman. Menulis -demi pekerjaan tentunya-. Mengerjakan tugas. Ketawa kadang-kadang. Dan saya bosan.

Saya butuh pelarian. Kemana saja. Selama saya bisa menemukan riak kehidupan. Sedikit gejolak saja. Demi warna dalam hidup saya. Sesederhana itu. Permintaan saya.

Namun, akankah saya bisa?
Entahlah.

Kebosanan ini mengungkung saya. Saya tak lagi punya gairah atas apapun. Sekali waktu saya menatap layar laptop. Terpampang tulisan di sana. Menuntut hendak diselesaikan, tapi malah saya abaikan.
Kali lain terbuka lebar sebuah buku di hadapan saya. Buku yang biasanya memompa semangat saya dan ibarat atlet lari, saya pun berkejaran dengan waktu untuk menyelesaikannya. Namun sekarang buku itu juga telah kehilangan gregetnya.
Waktu lain saya memanjakan mata dengan majalah, namun rangkaian foto dan tulisan menarik hanya menari-nari di hadapan mata saya. Tak sedikitpun ada hasrat untuk melahapnya.
Bahkan tugas kuliah dan pekerjaan pun hanya mampir semata. Saya lihat sesaat. Lalu abaikan untuk saat yang lama.
Tidak menghasilkan apa-apa. Buntu. Dan saya jenuh.
Semuanya menyesakkan. Ingin singkirkan semua. Kemana saja.
Untuk sementara, tentunya.

Ahhhhhhh. hela nafas....
Tinggal menghitung hari menjelang tahun baru. Entahlah gejolak itu kan datang. Meski saya selalu berharap.

I need a great and sweet escape. So, wanna join????

love,

Comments

  1. Untuk saat ini, hal tersebut hanya berupa keinginan biasa saja, bukan sesuatu yang benar-benar ingin diwujudkan. Entahlah, hanya kejenuhan sesaat saja.

    ReplyDelete
  2. bagaimana kalo jalan-jalan ke Bandung??
    i'm still waiting for your visit =D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts